Sabtu, 14 September 2019

KIMIA ORGANIK [PERSAMAAN KIMIA HETEROSIKLIK]

SENYAWA HETEROSIKLIK



Senyawa heterosiklik adalah senyawa kimia yang memiliki struktur cincin selain atom karbon, misalnya belerang, oksigen ataupun nitrogen. heterosiklik dapat berupa senyawa aromatik ataupun non-aromatik. pada nikotina, piridina bersifat aromatik, sedangkan pirolidina bersifat non-aromatik.

Kandungan senyawa-senyawa heterosiklik dalam bahan alam seringkali ditemukan dalam jumlah sangat sedikit, sehingga sulit untuk diisolasi. untuk itu perlu dilakukan sintesis lebih lanjut mengenai kandungan yang terkandung.



Struktur dan Klasifikasi Senyawa Heterosiklik
Jumlah anggota cincin dalam senyawa heterosiklik dapat tediri dari tiga, empat, lima, enam, tujuh, anggota, atau lebih banyak lagi. awalaupun demikian senyawa yang paling banyak ditemukan adalah yang berupa cincin tunggal (monosiklik), atau cincin terpadu (polisiklik).

 
Klasifikasi senyawa aromatik heterosiklik dapat dilakukan dengan dasar yang berbeda-beda. Berdasarkan sifat kearomatikannya, sifat heterosiklik dapat dikelompokkan sebagai senyawa heterosiklk aromatik dan nonaromatik. senyawa heterosiklik aromatik adalah yang menunjukkan ciri-ciri aromatik, yaitu berstruktur cincin datar, mempunyai anggota-anggota cincin berhibridasi sp2, mempunyai panjang ikatan sama dan mempunyai jumlah elektron pi cincin memenuhi aturan hukle. berdasarkan kerangka cincinnya senyawa heterosiklik dapat dikelompookkan sebagai senyawa heterosikliik monosiklik dengan tiga, empat, lima, enam, atau tujuh anggota, dan senyawa heterosiklik dengan cincin terpadu.




Permasalahan :
1. Piridina merupakan senyawa heterosiklik yang memiliki enam cincin, dimana memiliki strutur yang sama dengan benzena. tetapi piridina memiliki sifat polar sedangkan benzena non polar, kenapa hal itu bisa terjadi ?

2. senyawa heterosiklik memiliki struktur atom selain karbon, tetapi bisa bersifat aromatik bagaimana senyawa heterosiklik ini bisa memiliki sifat aromatik ?

3. contoh dari senyawa heterosiklik aromatik adalah kafein yang terdapat dalam kopi, kafein yang menyebabkan adanya aroma  khas dan rasa ketagihan pada kopi. bagaimana kafein dalam kopi sehingga bisa Membuat Kecanduan ?





5 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Nama saya rahma dengan nim A1C117018
    Saya akan mencoba menjawab permasalahan no 1

    Menurut saya kenapa piridina itu bersifat polar itu di karnakan piridina memiliki satu atom nitrogen yang bersifat elektronegatif.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Saya Lara (A1C117062)
    Saya akan mencoba menjawab permasalahan nomor 3.
    Struktur kafein itu mirip dengan suatu molekul yang terdapat dalam otak manusia yaitu adenosine. Nah, molekul adenosine memiliki tugas untuk menghasilkan sebuah perasaan mengantuk dan lelah.
    Pada saat kita meminum kopi, maka kafein mengikat reseptor adenosine pada otak manusia dan mencegah resep untuk memproduksi sensasi rasa lelah dan akan membuat tubuh terus terjatuh serta memperbanyak energi dalam tubuh untuk dipergunakan dalam waktu beberapa jam.
    Tetapi untuk orang yang sudah menyukai kopi dengan berlebihan, malah ini akan meningkatkan tingkatan dari reseptor adenosine pada otak, maka tentu akan memerlukan lebih banyak kopi lagi agar dapat bugar dan tetap terjaga.
    Karena hal tersebutlah, untuk orang yang telah kecanduan kopi, pada saat berusaha untuk berhenti mengkonsumsi, secara otomatis tubuh akan melakukan penolakan terhadap hal tersebut, malah kadang akan menimbulkan rasa sakit kepala atau efek lainnya.

    BalasHapus
  5. Selamat malam
    Nama saya Melin Yohana Sitio (A1C117038)
    Saya akan menjawab permasalahan nomor dua, senyawa heterosiklik bersifat aromatik dikarenakan Senyawa aromatik, juga dikenal sebagai aren atau aromatik, adalah senyawa kimia yang mengandung sistem cincin planar terkonjugasi dengan awan elektron pi yang terdelokalisasi alih-alih ikatan tunggal dan rangkap bolak-balik.Aromatikitas penting karena membuat molekul lebih stabil, Heteroatom dalam senyawa organik biasanya adalah atom nitrogen, oksigen, atau sulfur.

    BalasHapus