POLISIKLIK
Senyawa polisiklik adalah senyawa kimia yang banyak tersebar luas di alam, strukturnya terdiri dari lebih dari satu cicin dan bersifat hidrofobik. senyawa polisiklik mengandung dua atau lebih cincin benzena, berasal dari proses pembakaran tidak sempurna (pembakaran hutan, buangan motor, gunung api).
Berikut beberapa senyawa polisiklik.
1. Reduksi senyawa polisiklik
2. Oksidasi Senyawa Polisiklik
dapat direduksi secara dehidrogenasi parsial tanpa kalor dan tekanan, atau dapat direduksi dengan natrium dan etanol.
3. Reaksi Substitusi Elektrofilik Naftalena
REAKSI PERISIKLIK
Reaksi Perisiklik adalah proses bersamaan yang melewati keadaan transisi siklik dimana ikatan pi dibentuk dan diputuskan secara bersamaan. Reaksi perisiklik inni dibagi menjadi sikloadisi, elektrosiklisi, penataan ulang sigmatropik. dan reaksi keleptropik.
1. Sikloadisi
dimana pada reksi ini terjadi gabungan antara dua molekul membentuk sebuah cincin. dalam reaksi ini dua cincin pi diubah menjadi ikatan sigma. contoh reaksi ini adalah reaksi Diels-Alder.
2. Reaksi Elektrosiklik
Dalam siklisasi, dua elektron pi dugunakan untuk membuat ikatan sigma. Reaksi elektrosiklik adalah antar-ubahan (enterconversion) serempak dari suatu poliena berkonjugasi dan suatu sikloalkena.
3. Penataan ulang sigmantrofik
Merupakan geseran intermolekul serempak dari suatu atom atau gugus atom, yaitu migrasi dari suatu ikatan sigma pada system elekron phi pada posisi baru.
Melibatkan keadaan transisi berkarakter aromatis
Permasalahan :
1. Senyawa polisiklik merupan gabungan dari cincin benzena, pada benzena ikatan C-C semua sama akibat proses resonasi ikatan pi yang sempurna, tetapi pada senyawa polisiklik panjang ikatan C-C tidak sama, kenapa hal tersebut bisa terjadi ?
2. Contoh dari reaksi sikloadisi adalah reaksi Diels-Alder, pada Diels-Alder akan terjadi proses yang lebih cepat jika dienofil mempunyai gugus subtituen penarik elektron, kenapa bisa terjadi ?
3. Kenapa pada reaksi oksidasi senyawa polisiklik tanpa kalor ataupun tekanan bisa terjadi ?
Saya M.Raidil
BalasHapusNim A1C117006
Akan mencoba menjawab permasalahan yang pertama dimana menurut saya mengapa pada senyawa polisiklik panjang ikatan C-C nya tidak sama, dikarenakan proses resonasi ikatan π yang tidak sempurna dan juga mungkin bisa disebabkan oleh perpencaran dari elektron π nya tidak seimbang.
Terimakasih semoga membantu.
Saya akan menjawab permasalahan nomor 2.
BalasHapusIni disebabkan karena substituen penarik elektron ini memiliki kemampuan membuat ikatan rangkap dua atau tiga dari dianofil menjadi terpolarisasi positif yang mana kemudian kemudian akan mengurangi keelektronegatifan ikatan rangkapnya.
Saya Angesti Dhitya dengan NIM A1C117004 akan menjawab permasalahan ketiga. Senyawa polisikik lebih reaktif, apalagi jika dibandingkannya dengan benzena. Alasannya, jika satu cincin dari senyawa polisiklik dioksidasi masih ada cincin benzena yang tetap utuh. Itu lah yang menyebabkan senyawa polisiklik tetap dapat dioksidasi. Walaupun tidak ada kalor dan tekanan.
BalasHapus