Semua senyawa terpenoid berasal dari molekul isoprena CH2=C(CH3)-CH=CH2 dan kerangka karbonnya(karbon skeleton) disusun dengan menyambung dua atau lebih satuan isoprena tersebut (C5).
Klasifikasi Terpenoid
Permasalahan :
1.sebagian besar terpenoid terdapat pada tumbuhan tetapi terdapat juga pada hewan, bagaimana fungsi terpenoid pada hewan ?
2. apakah terpenoid mempengaruhi kereaktifan suatu tumbuhan ?
3. apakah ada ciri-ciri khusus yang menunjukkan bahwa adanya senyawa terpenoid yang terkandung ?
2. Ya, menurut saya terpenoid mempengaruhi kereaktifan suatu tumbuhan, semakin banyak kandungan terpenoid dalam suatu tumbuhan maka tumbuhan tersebut akan lebih banyak menghasilkan minyak Atsiri, dengan demikian berarti tumbuhan tersebut memiliki banyak manfaat bagi manusia dan tumbuhan tersebut lebih relatif.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus1.jadifungsi dari terpenoid pada hewan adalah sama halnya dengan tumbuhan sama sama diisolasi / suatu keadaan senyawa monoterpenoid itu diasingkan dari tumbuhan yang memilki tingkatan yang lebih tinggi bisa juga binatang jenis vertebrata, binatang laut serta struktur senyawanya sudah diketahui .
BalasHapusnama saya muhammad yamin nim A1C117047 ini mencoba menjawab pertanyaan no 3 ciri khusus yang dapat kita pakai untuk melihat adanya senyawa terpenoid ialah dengan cara melihat bentuk fisiknya dahulu Kebanyakan terpenoid tidak berwarna,memiliki bau khas dimana kita ketahui bahwa senyawa terpenoid ini senyawa yang menguap, dan Semua terpenoid larut dalam pelarut organik dan biasanya tidak larut dalam air.
BalasHapus